10-1-photo-front-jacket-journey

Toko Jaket Respiro Online – Jaket Motor, Jaket Distro, Jaket Berkualitas Keren

Kesan Pertama Menggunakan Respiro Journey Jacket R3

Sumber: //atmonadi.com/dailylife/2014/08/04/jaket-touring-journey-r-3-buatan-respiro/

Dua hari sebelum liburan Idul Fitri, saya berniat pergi ke outlet Respiro di Duren Sawit untuk memperbaiki lengan pengunci yang lemnya dilepaskan, karena dicuci dalam loundry. Tampaknya karyawan Respiro yang menerima jaket tahu cara mencuci jaket respiro. "Tidak perlu ke loundry, jaket hanya perlu dicelupkan dan dibilas sesuai kebutuhan," katanya. Karena itu pantas, lem perekat pada lengan terlepas. Sudah mencoba mengelem dengan UHU, tapi lepas lagi. Rupanya lem UHU tidak cocok untuk bahan pengunci karet sintetis jaket Respiro.

10-1-photo-front-jacket-journey

Setelah izin menyerahkan jaket yang akan diperbaiki, yang diperkirakan selesai setelah Idul Fitri, saya berkeliling outlet, mencari produk-produk baru tur jaket. Sebenarnya, sejauh ini saya tidak puas dengan jaket motor yang dibeli di Respiro, karena jika digunakan di Jakarta, pola lalu lintas berhenti dan pergi seperti panas. Saat mengemudi rasanya enak, sejuk dan melindungi tubuh dari angin. Tetapi jika itu menghentikan lalu lintas atau karena lampu merah selama cuaca panas, maka basahi tubuh ini. Jadi, jaket impian saya sebenarnya adalah jaket yang benar-benar bisa terasa sejuk di Jakarta meskipun macet atau berhenti di lampu merah. Setelah bertanya sejenak tentang produk baru, akhirnya saya mulai melihat Respiro Journey R3 Jacket. Jaket ini dirancang khusus untuk tur dan perjalanan jauh. Tapi mungkin bukan mengapa ini digunakan setiap hari karena jarak dari rumah ke kantor cukup jauh, sekitar 25 km. Bolak-balik 50 km. Serpong – Kebagusan Pasar Minggu. Cukup jauh juga.

10-2-jaket-perjalanan-di-kursi

Journey jacket buatan Respiro sebenarnya sudah diperkenalkan dengan desain sejak 2013 kemarin. Namun hanya beberapa bulan di Outlet setelah beberapa cobaan dan test drive oleh beberapa biker tanah air terkemuka. Warna jaketnya cokelat dan krem, perpaduan yang tepat untuk para petualang (tersedia dalam warna Timberwolf dan Gravel). Jadi ingatlah seragam tentara di Gurun atau Indiana Jones yang memakai safari. Rupanya, Respiro sangat serius dalam menentukan warna yang tepat untuk jaket touring Journey ini.

Sketsa Desain Perjalanan Respiro:

10-3-desain-jaket-respiro-perjalanan-outmeal10-4-desain-jaket-respiro-perjalanan-serigala kayu

Mengutip Haryo Widodo dari blognya; Salah satu pertimbangan dalam memilih jaket petualangan adalah warna yang dimiliki oleh jaket tersebut. Selain terlihat keren, kombinasi warna juga menunjukkan karakter jaket. Selain itu ada beberapa faktor termasuk faktor mode dan tren yang sedang berkembang. Berdasarkan faktor-faktor ini, pengembangan Respiro Journey dianggap serius. Dari mempelajari tren warna yang akan menjadi favorit di tahun 2014, lalu juga dengan menonjolkan karakter jaket. Setelah mencoret-coret dan mencocokkan kombinasi warna, akhirnya menghasilkan dua alternatif warna untuk Respiro Journey Jacket. Kombinasi warna yang telah dihasilkan didasarkan pada berbagai referensi bahwa tren warna pada tahun 2014 adalah warna yang cenderung khaki dan cokelat.

Di outlet hanya tersedia coklat krem ​​(Timberwolf). Saya juga mencoba jaket 869.000 rupiah, dan itu cocok untuk tubuh saya yang XXL. Dilihat dari harga mahal juga, Tapi karena masih ada sisa THR. Ini juga persiapan jika nanti istri meminta pulang dengan sepeda motor (dan ternyata tidak pulang). Setelah mencocokkan dalam hal kenyamanan, model, bahan, dan perlindungan keselamatan untuk jaket tur, saya juga cocok untuk membelinya Jaket Perjalanan Respiro R3 ini. Karena jaket yang saya kenakan ditinggalkan di outlet, jadi jaket baru ini, saya langsung memakainya. Penjaga toko terlihat sangat senang. Saya juga senang, menghitung apakah untuk menguji jaket ini baik atau tidak tidak digunakan pada malam hari. Kemudian dilanjutkan besok, menguji jalan pagi ke Bekasi, ke mertua & # 39; rumah di daerah Babelan, Bekasi Utara. Sekitar 50 km dari kawasan Serpong.

Dalam perjalanan pulang, memang keren jaket perjalanan ini. Apalagi banyak ventilasi sehingga angin bisa mengalir masuk. Singkatnya, jaket R3 Journey nyaman dipakai di rumah pada malam hari. Pagi berikutnya, setelah fajar saya pergi ke Bekasi dengan jaket ini. Karena Anda ingin mencoba dalam terang waktu, perjalanan di sana cenderung santai serta mengikuti arus orang yang ingin pulang-pergi. Jika Anda pergi ke Bekasi, jalur Kalimalang adalah "jalur neraka" jika Anda mengemudi di pagi hari, siang atau malam hari, karena arus kendaraan yang deras. Apalagi ditambah musim mudik saat ini, sehingga cukup mengenakan jaket Journey ini, tidak merasa lelah karena kenyamanan jaket tetap terjaga.

Sementara di Bekasi, saya juga menikmati mencoba jaket Perjalanan Respiro untuk perjalanan singkat di sekitar Babelan. Ternyata cukup nyaman juga digunakan jarak pendek. Apalagi tasnya lumayan mampu menampung barang bawaan saya, yaitu; kamera, 2 ponsel dan bank daya. Maklum, jalanan semua mencari objek untuk foto. Jadi, mulai Senin ini, ketika saya memasuki kantor, saya ingin mencoba jaket Respiro Journey R3 lagi untuk penggunaan sehari-hari ngantor PP. Semoga tetap nyaman dipakai setiap hari juga.

Setelah 3 Minggu Menggunakan Respiro Journey R3 Jacket

Sumber: //atmonadi.com/dailylife/2014/08/13/after- hampir-pohon-minggu /

Tiga minggu telah berlalu sejak saya membeli jaket ini. Selama waktu itu saya juga menggunakan jaket Respiro Journey R3 untuk pergi ke kantor Round-Trip (50 km) dan berjalan agak jauh seperti ke Bekasi. Mencoba dalam berbagai kondisi juga sudah dilakukan. Digunakan di pagi, siang, sore dan malam hari. Di jalan-jalan sepi seperti liburan lebaran terakhir, dan di jalan-jalan ramai seperti kota Jakarta setelah liburan lebaran berakhir. Di jalan-jalan rindang pepohonan rindang dan jalan-jalan lapang karena jalan sawah lebar-kiri seperti di daerah Babelan Bekasi.

Pagi-pagi di jalan Serpong – Kebagusan via Cilenggang, Ciater, Bukit Raya, Pasar Ciputat, Ciputat Raya, Lebak Bulus, TB Simatupang dari Lebak Bulus ke Lenteng Agung di depan kantor PKS, yang biasanya berhenti dan pergi. Terkadang berjalan lancar, terkadang macet dan ada juga jalur padat seperti Fatmawati dan Citos. Semua telah berlalu dalam keadaan pagi hingga sore, sore dan malam.

Kesimpulannya jaket Respiro Journey R3 masih nyaman dipakai, sirkulasi udaranya pas sehingga keren untuk dipakai. Tetapi jika berhenti lebih dari 15 menit itu mulai terasa panas. Untuk kondisi lalu lintas Jakarta, saya merekomendasikan jaket Respiro Journey ini untuk pengendara motor yang nongkrong cukup jauh dari rumah. Sayangnya jaket ini tidak cocok untuk digunakan saat bersantai karena desainnya yang benar-benar tur dan terasa agak berat. Tetapi untuk perjalanan ke pegunungan, misalnya, masih baik-baik saja. Itu saja dan semoga sukses jaket ini.

Toko Jaket Respiro Online – Jaket Motor, Jaket Distro, Jaket Berkualitas Keren – Jual Jaket Respiro, Jaket Motor, Jas Hujan, 100% Tahan Angin dan Anti Air.